Properti Komersial, Resort & Hotel Dijual Leasehold di Kuta/Legian - Bali | Bali Home Immo | Leasehold | Kuta-legian | Bali Home Immo
Bali Home Immo logo
Bali Home Immo logo

Investasi Properti Komersial Dijual Leasehold di Kuta/Legian - Bali

2+ Properti Komersial Hak Sewa Dijual di Kuta dan Legian, Bali, dari Kompleks Apartemen hingga Kompleks Vila

IDR

Properti Komersial Leasehold di Sepanjang Kuta dan Legian, dari Pantai Kuta hingga Pantai Double Six

Daftar properti komersial leasehold Bali Home Immo di seluruh Kuta dan Legian menjangkau mulai dari Pantai Kuta hingga Pantai Double Six, yang hadir dalam wujud kompleks apartemen dan kompleks vila. Status leasehold di sini merujuk pada Hak Sewa, yaitu hak untuk memanfaatkan tanah dan bangunan di atasnya selama jangka waktu yang disepakati berdasarkan perjanjian sewa notarial, sementara hak milik atas tanah tetap berada pada pemilik lahan. Bali Home Immo telah melayani pemasaran properti di seluruh Bali sejak 2009. Didukung lebih dari 2 listing, agen bersertifikasi AREBI, serta tim profesional dalam bahasa Inggris, Prancis, dan Indonesia, kami mendampingi setiap tahapan transaksi mulai dari survei lokasi hingga penandatanganan akta sewa resmi.

Deretan Kios Pasar Seni, Mal Tepi Pantai, dan Koridor Malam Legian

Aktivitas perbelanjaan di Kuta membentang mulai dari kios-kios suvenir di belakang pantai hingga Kuta Beachwalk, pusat perbelanjaan terbuka setinggi empat lantai. Jalan Legian menjadi urat nadi deretan bar, kelab malam, dan tempat kuliner ke arah utara melintasi Legian, dengan sekitar 50 gerai ritel di sepanjang koridor utamanya. Garlic Lane, atau yang dikenal sebagai Jalan Sahadewa, melengkapi kawasan dengan butik pakaian dan toko suvenir kecil. Kuta Beachwalk beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 22.00, sementara Jalan Legian membentang dari arah selatan ke utara menghubungkan Kuta menuju Seminyak. Koridor jalan ini tetap hidup setelah matahari terbenam, di mana denyut belanja berlanjut hingga larut malam.

Prosedur Verifikasi Kelayakan Usaha Bangunan Komersial Leasehold di Kuta dan Legian

Pemeriksaan bangunan komersial ditinjau dari tiga aspek legalitas utama. Peta zonasi menunjukkan apakah bidang tanah tergolong Zona Komersial (merah), Pariwisata (pink), Perumahan (kuning), atau Jalur Hijau, di mana penetapan zona membatasi jenis fungsi usaha yang sah diselenggarakan. Pada kawasan padat terbangun seperti Kuta dan Legian, peruntukan zona diatur baku oleh Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Badung. Akta sewa yang disahkan oleh notaris berlisensi mencantumkan identitas pemilik tanah serta klausul izin pemanfaatan ruang, memastikan perizinan usaha selaras dengan akta. Dokumen SLF (Sertifikat Laik Fungsi) menegaskan kelaikan pemanfaatan fisik bangunan, berdampingan dengan dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Panduan zonasi kami menguraikan arti dari setiap warna zona secara mendalam, dan ulasan mengenai perhitungan luas bangunan menjabarkan tata cara pengukuran luas lantai bangunan. Panduan proses pembelian kami memandu setiap langkah hingga penandatanganan akta resmi.

Dari Kompleks Apartemen hingga Kompleks Vila, Dihargai Per Meter Persegi

Properti komersial leasehold di seluruh Kuta dan Legian dipasarkan pada rentang nilai IDR 12 miliar hingga IDR 13 miliar, di mana klasifikasi jenis properti menentukan tolok ukur harganya. Kompleks apartemen multi-unit rata-rata bernilai sekitar IDR 14 juta per meter persegi luas bangunan. Sementara itu, kompleks vila satu kamar tidur rata-rata berada pada angka IDR 30 juta per meter persegi luas bangunan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu NIB, dan apakah diperlukan untuk membuka toko atau restoran di Bali?

NIB (Nomor Induk Berusaha) adalah identitas tunggal pelaku usaha yang diterbitkan oleh pemerintah melalui sistem Online Single Submission (OSS). NIB berfungsi sebagai tanda pengenal resmi legalitas usaha untuk permohonan izin operasional, fasilitas pinjaman perbankan, dan administrasi perpajakan. Untuk memperolehnya, pelaku usaha mendaftar pada portal OSS, menginput profil badan usaha beserta pilihan kode KBLI yang sesuai, dan sistem akan menerbitkan NIB secara elektronik. Portal OSS juga menjadi wadah pengajuan izin lanjutan sesuai tingkat risiko kegiatan usaha.

Berapa besaran pajak restoran di Bali dan siapa yang menanggungnya?

Pajak restoran adalah PBJT (Pajak Barang dan Jasa Tertentu), yaitu pajak daerah atas konsumsi makanan dan minuman yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 dengan tarif maksimal 10 persen. Tarif standar yang berlaku di Bali adalah sebesar 10 persen, di mana masing-masing pemerintah kabupaten menetapkan ketentuannya melalui peraturan daerah setempat. Pajak ini dibebankan kepada konsumen pada tagihan, sementara pengelola restoran berkewajiban menghitung, memungut, melaporkan, dan menyetorkannya ke kas daerah.

Kapan periode musim ramai (high season) di Kuta dan Legian?

Musim ramai kunjungan wisatawan berlangsung antara Juni hingga Agustus, dengan bulan Desember menjadi bulan paling padat seiring liburan sekolah Australia dan perayaan pergantian tahun. Musim kemarau berlangsung dari akhir Mei hingga Oktober. Musim hujan terjadi antara Desember hingga Februari, dengan bulan Januari dan Februari menjadi periode yang lebih lengang (low season).

Apa itu Pasar Seni Kuta?

Pasar Seni Kuta adalah pusat perbelanjaan suvenir dan kerajinan khas Bali yang terletak tepat di belakang Pantai Kuta, beralamat di Jalan Pasar Seni Kuta dekat Pantai Segara. Deretan kios pedagang lokal mengisi gedung tiga lantai yang menjajakan kain pantai/sarung, kaus, patung ukiran kayu, tas anyaman, dan perhiasan perak. Akses masuk gratis, jam buka mulai pukul 08.00 hingga 22.00, sebagian besar transaksi menggunakan uang tunai, dan proses tawar-menawar harga merupakan bagian dari kebiasaan berbelanja.

Apakah Pantai Kuta ramah bagi peselancar pemula?

Ya. Pantai Kuta memiliki karakter ombak beach break berdasar pasir, salah satu dari sedikit titik selancar di Bali tanpa batuan karang tajam, dengan gulungan ombak yang cenderung landai dan lembut. Ombak pecah merata di sepanjang 2 kilometer garis pantai sehingga peselancar dapat tersebar dengan nyaman, dan puluhan sekolah selancar beroperasi resmi di tepi pasir. Kondisi pasang menengah (mid-tide) merupakan waktu terbaik, meski pantai ini dapat diselancari di hampir semua level pasang surut. Musim kemarau antara April hingga Oktober menjadi periode paling ideal untuk memulai latihan.

Online