Villa & Rumah Dijual Hak Guna Bangunan di Sumbawa - Pulau Indonesia Lainnya
3+ Villa Hak Sewa Dijual di Pulau Sumbawa, Sebelah Timur Lombok, dengan Ombak Karang dan Garis Pantai Terbuka
Villa baru dengan 2 kamar dijual di Sumbawa.
Dijual Villa 2 Kamar Tidur Baru dengan Hak Sewa di Sumbawa
Off Plan : Estimated completion in 12 month after purchase | Leasehold for 70 years after handover | 3 units available
Villa 2 Kamar Off Plan di depan pantai disewakan jangka panjang di Sumbawa
Vila Leasehold di Seluruh Sumbawa
Daftar properti vila leasehold Bali Home Immo di seluruh Sumbawa mencakup pulau di sebelah timur Lombok yang ukurannya lebih besar daripada gabungan Bali dan Lombok. Setiap vila ditawarkan dengan dasar Hak Sewa (leasehold), yakni perjanjian sewa notarial yang memberikan hak kepada Anda untuk menggunakan tanah dan vila selama jangka waktu yang disepakati. Hak Sewa tidak memiliki batasan kewarganegaraan, sehingga pembeli internasional dapat memegangnya atas nama mereka sendiri. Kerangka hukumnya sama dari satu bagian pulau ke bagian lainnya. Yang membedakan adalah suasananya: ombak karang (reef breaks) di sepanjang pesisir barat dan selatan, serta tempat peristirahatan pulau yang tenang seperti Moyo di lepas pantai utara. Bali Home Immo telah mendaftarkan properti sejak 2009, para agennya bersertifikasi AREBI, dan timnya bekerja dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, dan Indonesia, sehingga pembeli dapat didampingi dalam bahasa mereka sendiri.
Pulau yang Lebih Besar dari Gabungan Bali dan Lombok
Sumbawa adalah pulau vulkanis dengan garis pantai yang panjang dan ruang yang jauh lebih luas dibandingkan pulau-pulau tetangganya, dengan pariwisata yang masih berkembang secara terbatas. Para peselancar mengenalnya lewat titik ombak karang: Lakey Peak dan titik-titik ombak di sekitarnya dekat Hu’u di selatan, serta Scar Reef, Supersuck, dan Yo-Yo’s di sepanjang pesisir barat dekat Jereweh, Maluk, dan Sekongkang. Di lepas pantai utara, Pulau Moyo merupakan suaka margasatwa seluas dua pertiga pulau, lengkap dengan air terjun serta terumbu karang untuk aktivitas snorkeling dan menyelam.
Sumbawa terhubung ke Lombok melalui kapal feri dan jalur udara, serta tersedia penerbangan dari Bali menuju Sumbawa Besar dan Bima yang memakan waktu sekitar satu jam. Pemilik properti dapat menikmati ketenangan pulau sesuai ritmenya sendiri, sembari tetap menjaga kemudahan akses ke pasar Bali dan Lombok yang lebih besar.
Membeli Properti Sebelum Selesai Dibangun di Sumbawa
Off-plan berarti membeli vila sebelum selesai dibangun, skema yang sangat cocok untuk pasar kepulauan. Pembayaran dilakukan bertahap sesuai progres konstruksi alih-alih dibayarkan sekaligus, vila seukuran ini umumnya selesai dibangun dalam waktu sekitar satu tahun, dan pembeli menerima properti baru di bawah sewa yang terdaftar. Panduan BHI tentang berinvestasi di properti off-plan mengulas cara kerja skema ini secara mendalam. Notaris/PPAT berlisensi akan menyusun dan mendaftarkan akta sewa, memastikan hak pembeli tercatat resmi sejak awal.
Dari Siap Huni hingga Tepi Pantai: Rincian Harga Vila di Sumbawa
Vila leasehold dua kamar tidur di Sumbawa berkisar antara IDR 4,24 miliar hingga IDR 10,73 miliar. Vila baru berada di batas bawah, sekitar IDR 4,24 miliar, sedangkan vila off-plan berharga sekitar IDR 6,26 miliar. Vila off-plan tepi pantai dipatok lebih tinggi, berada di kisaran IDR 10,73 miliar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Bagaimana cara menuju Sumbawa dari Bali?
Rute tercepat adalah dengan penerbangan dari Bandara Ngurah Rai. Penerbangan ke Sumbawa Besar memakan waktu sekitar satu jam, dan penerbangan ke Bima memakan waktu sekitar satu jam sepuluh menit, dengan jadwal penerbangan tertentu. Perjalanan darat dan laut dapat ditempuh namun memakan waktu hampir seharian: sekitar delapan jam melalui Padangbai, termasuk menaiki feri menuju Lombok dan dilanjutkan penyeberangan ke Sumbawa. Pastikan memeriksa jadwal penerbangan dan feri terkini sebelum memesan tiket.
Bagaimana cara menuju Sumbawa dari Lombok dengan feri atau pesawat?
Kapal feri menyeberang dari Labuhan Lombok ke Labuhan Badas di Sumbawa dalam waktu 1,5 hingga 2 jam, berangkat sekitar setiap satu hingga dua jam antara pukul 06.00 hingga 18.00. Penerbangan dari Bandara Internasional Lombok ke Sumbawa Besar memakan waktu sekitar 30 hingga 35 menit, dan ke Bima sekitar 45 menit. Jadwal dan tarif dapat berubah, pastikan untuk mengonfirmasinya kepada pihak operator transportasi.
Bandara mana yang sebaiknya dituju di Sumbawa: Sumbawa Besar atau Bima?
Pilihan bandara bergantung pada lokasi tujuan Anda di pulau tersebut. Bandara Sumbawa Besar berada di bagian barat, sedangkan Bandara Bima berada di bagian timur. Bima adalah bandara terdekat menuju Lakey Peak, berjarak sekitar dua hingga tiga jam dengan mobil. Penerbangan dari Bali dan Lombok melayani kedua bandara tersebut, sehingga sesuaikan bandara kedatangan dengan area yang ingin Anda tuju.
Di mana letak Lakey Peak, dan di mana saja titik selancar lainnya di Sumbawa?
Lakey Peak berada di Hu’u, pesisir selatan, tepat di selatan Dompu. Kawasan ini merupakan titik ombak karang terbuka, berdampingan dengan Lakey Pipe dan Periscopes. Di pesisir barat, Scar Reef berada di dekat Jereweh, Supersuck di dekat Maluk, dan Yo-Yo’s di pantai Sekongkang. Ombak besar berlangsung dari April hingga Oktober, dengan musim kemarau menjadi waktu ombak paling konsisten.
Apakah terdapat rumah sakit atau klinik di Sumbawa?
Rumah sakit utama berada di kota-kota besar: Sumbawa Besar, Bima, dan Dompu, serta satu rumah sakit lainnya di Sumbawa Barat. Wilayah desa dan pantai di luar kota-kota ini memerlukan perjalanan berkendara yang cukup jauh, sehingga penghuni disarankan merencanakan perlindungan kesehatan dengan mempertimbangkan jarak tempuh tersebut. Pembeli yang berencana tinggal penuh waktu di pulau ini disarankan menyiapkan asuransi kesehatan yang mencakup layanan rujukan atau evakuasi medis.





