Bali Home Immo | Akses Baru Menuju Canggu: Shortcut Umalas untuk Mengurangi Kemacetan | Bali Home Immo
Bali Home Immo logo
Bali Home Immo logo
Wawasan Pasar Properti Bali

Akses Baru Menuju Canggu: Shortcut Umalas untuk Mengurangi Kemacetan

Akses Baru Menuju Canggu Saat perhatian banyak tertuju pada proyek South Ring Road di kawasan Bukit, bagian utara dari program pembanguna...

Berita Bali2 Menit Baca
bali-home-immo-akses-baru-menuju-canggu-shortcut-umalas-untuk-mengurangi-kemacetan

Akses Baru Menuju Canggu

Saat perhatian banyak tertuju pada proyek South Ring Road di kawasan Bukit, bagian utara dari program pembangunan jalan Badung diam-diam juga sudah masuk tahap konstruksi. Segmen yang menghubungkan Jalan Subak Sari di Tibubeneng, melewati Umalas hingga Kerobokan Kelod sudah dibangun sejak Juni, dengan anggaran Rp74 miliar dan target selesai pada Desember. Tampilan drone di atas menunjukkan badan jalan baru yang mengikuti jalur baru tersebut.

Detail proyek

Rute

Teuku Umar Barat → Semer → Umalas → Jalan Subak Sari, Tibubeneng

Koridor menurut PUPR

Subak Sari atau Batu Bolong, melewati Umalas, hingga Jalan Semer 

Rute penghubung 

Jalan Banjar Semer → Jalan Teuku Umar Barat, dicantumkan secara terpisah oleh PUPR Badung 

Kontrak ditandatangani

12 Mei 2026

Masa penyelesaian

210 hari kalender

Pekerjaan fisik dimulai

Pertengahan Juni 2026

Pagu anggaran

Rp74 miliar

Pembiayaan

Fasilitas pinjaman daerah 2026, dari pemberi pinjaman non-bank

Pengawasan

PT Jakarta Rencana Selaras bersama PT Manik Tribuwana, melalui kerja sama operasi

Instansi utama

Pemerintah Kabupaten Badung, PUPR

 

Apa yang Sedang Dibangun antara Subak Sari dan Umalas?

I Nyoman R Karyasa, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Badung, menjelaskan koridor ini sebagai jalur dari Subak Sari atau Batu Bolong melewati Umalas hingga Jalan Semer. Shortcut Umalas–Canggu yang baru ini melintasi lahan komersial kosong di sekitar Cafe del Mar, yang juga menjadi lokasi badan jalan baru yang terlihat pada tampilan drone.

Bagian Umalas memiliki jenis pekerjaan yang berbeda. Alih-alih membangun jalur baru sepenuhnya, pekerjaan berfokus pada Jalan Umalas Klecung, di mana tim konstruksi membangun fondasi trotoar di kedua sisi jalan. Sekitar 700 meter sudah digali saat pemerintah kabupaten terakhir melaporkan progres, bersamaan dengan pekerjaan pelapisan ulang jalan. Perbedaan ini penting bagi siapa pun yang tinggal di area tersebut: satu sisi proyek berupa pekerjaan tanah di lahan terbuka, sedangkan sisi lainnya merupakan jalan aktif yang sedang dibangun ulang di tengah lalu lintas yang tetap berjalan.

Segmen ini memiliki pagu anggaran Rp74 miliar, yang dibiayai melalui fasilitas pinjaman daerah 2026 dari pemberi pinjaman non-bank. Skema ini merupakan salah satu dari beberapa instrumen yang digunakan Badung agar berbagai segmen proyek dapat dikerjakan secara paralel, bukan satu per satu.

Bagaimana Proyek Ini Terhubung dengan Berawa Shortcut?

Bagian ini menjadi sangat menarik bagi siapa pun yang sering melewati rute Umalas–Canggu.

Pada September, kami membahas groundbreaking dari program pembangunan jalan Badung senilai Rp2,9 triliun. Bagian yang paling relevan untuk sisi Bali ini adalah Berawa Shortcut sepanjang 4,77 kilometer dari Umalas melalui Kedampang hingga Teuku Umar Barat, yang dibangun untuk mengurangi kemacetan di Simpang Semer. Ini merupakan bagian jalur yang mengarah ke Denpasar, dengan Umalas sebagai titik awalnya.

Pekerjaan Subak Sari merupakan bagian lain dari koneksi tersebut. Segmen ini mendekati Umalas dari arah berlawanan, membawa arus kendaraan dari Batu Bolong dan Tibubeneng. Pada Agustus, Bupati I Wayan Adi Arnawa menjelaskan jalur terhubung secara keseluruhan, yaitu Canggu, Berawa, Banjar Umalas, Seminyak, dan Kedampang hingga Teuku Umar Barat.

Jika dilihat dari ujung ke ujung, jalur ini akan menciptakan alternatif yang terhubung langsung antara Batu Bolong dan Teuku Umar Barat yang menghindari rangkaian Jalan Raya Canggu dan Simpang Semer. Umalas berada tepat di titik penghubungnya, sehingga segmen yang saat ini sedang dibangun di kawasan tersebut berpotensi memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada yang terlihat hanya dari nilai anggarannya.

Apa Artinya bagi Properti di Umalas?

Akses biasanya menjadi salah satu faktor yang dapat mengubah nilai suatu kantong area, dan Umalas Bali selama ini dikenal sebagai sisi yang lebih tenang: kawasan residensial dan long-stay yang dicapai dengan keluar dari arus utama, bukan berada langsung di tengahnya. Stok vila Umalas memang banyak dipasarkan berdasarkan karakter tersebut: ruang lebih besar, suasana lebih tenang, serta akses cepat ke Seminyak dan Canggu tanpa harus berada di tengah keramaian keduanya.

Adanya jalur tembus lebih banyak mengubah posisi kawasan daripada produk propertinya. Umalas mendapatkan akses langsung ke dua arah sekaligus, yang membuat kawasan ini lebih praktis bagi lebih banyak pengguna: penyewa jangka panjang yang bekerja antara Seminyak dan Canggu, keluarga yang memiliki rutinitas antar-jemput sekolah, maupun pemilik yang ingin tinggal dekat area utama tanpa berada tepat di dalamnya. Lahan yang berbatasan langsung dengan jalur baru di sekitar Cafe del Mar akan mengalami perubahan paling langsung karena area tersebut berubah dari lahan belakang menjadi frontage jalan.

Yang tidak berubah adalah faktor yang menentukan apakah sebuah properti layak dibeli. Zonasi, legalitas, kualitas bangunan, dan permintaan rental yang nyata tetap menjadi faktor utama dalam menentukan performa properti. Akses yang lebih baik merupakan potensi tambahan, bukan pengganti fundamental tersebut. Pendekatan yang paling masuk akal adalah tetap menilai properti berdasarkan kualitasnya sendiri dan menganggap pembangunan jalan sebagai bonus tambahan yang masih mengikuti timeline pemerintah.

 

Kapan Proyek Ini Selesai?

Kontrak menetapkan masa penyelesaian selama 210 hari sejak penandatanganan pada Mei, yang mengarah pada target sekitar awal Desember 2026. Pekerjaan fisik dimulai pada pertengahan Juni.

Ini merupakan masa kontraktual untuk proyek jalan di Indonesia, sehingga lebih tepat dilihat sebagai arah jadwal daripada tanggal yang benar-benar pasti. Namun yang berubah sejak groundbreaking adalah segmen ini sudah bukan lagi sekadar rencana di atas kertas: kontrak sudah ditandatangani, anggaran sudah dialokasikan, dan aspal sudah mulai terpasang di lapangan.

Online