Online

Arsitektur 101: Tren Desain Tahun 2024 untuk Membangun Vila Berkelanjutan di Bali

Vila Bali June 03, 2024 4 Min Read
bali-home-immo-arsitektur-101-tren-desain-tahun-2024-untuk-membangun-vila-berkelanjutan-di-bali

Pada tahun 2024, arsitektur memprioritaskan keberlanjutan, teknologi, dan kesejahteraan. Keberlanjutan adalah kunci, untuk memastikan keselarasan dengan alam. Teknologi memberdayakan keseimbangan ini. Rancanglah villa impian Anda secara holistik, dengan mempertimbangkan budaya, alam, dan penghuninya. Untuk menciptakan ruang yang mulus dan harmonis antara bangunan dan manusia.

 

Berikut adalah saran untuk desain vila 2024 Anda yang dapat diimplementasikan
1. Desain Biofilik

Exterior Of Luxurious Modern Villa With Swimming Pool And Garden.

Desain arsitektur biofilik memprioritaskan pengintegrasian elemen-elemen alam ke dalam bangunan. Membina hubungan yang harmonis antara manusia dan alam serta meningkatkan kesejahteraan bagi penghuninya. Untuk menerapkan desain biopik pada vila, berikut beberapa cara yang bisa diikuti

  1. Memaksimalkan Cahaya Alami: Penempatan jendela besar di vila dapat meningkatkan aksen terbuka dan alami pada vila karena cahaya alami akan masuk ke dalam vila dengan mudah. Pertimbangkan untuk menempatkan jendela pada posisi dari lantai ke langit-langit untuk menghadirkan cahaya.
  2. Gunakan Material Alami: Gunakan kayu, batu, bambu, dan bahan alami lainnya untuk lantai, dinding, dan furnitur. Elemen-elemen ini menambah kehangatan, tekstur, dan rasa keterkaitan dengan alam.
  3. Bawa tanaman hijau: Cerahkan vila dengan menghadirkan elemen alami seperti bunga dan tanaman dalam ruangan. Tanaman hijau yang ditempatkan secara strategis dapat memurnikan udara dan memberikan udara baru ke vila, mengurangi stres, dan menciptakan suasana yang menenangkan.
  4. Palet Warna Bersahaja: Rangkullah suasana alami dengan menerapkan warna-warna tanah seperti hijau, coklat, dan krem di seluruh vila untuk menambah suasana tenang.

 

2.  Merangkul Budaya Lokal: Merangkul Arsitektur Tradisional

AD_4nXcXW11mh_FqRhupvwHuKVRkN_TKS6wz1AD0ZLEiNMvf1wfejNhI9BeYD2M5PCsSSUJ3czsz8hBQZtGbfU0495Fz-BRaT3mLR0UCQ6zN_NyEdw-OSnsWnZN3jHwAN5DniYWDXfEpLZr1MPM5GCEi?key=A5O7FdCH1IkVCisimvMiEA

Meskipun bertujuan untuk membangun vila yang modern namun berkelanjutan, menerapkan arsitektur tradisional dengan campuran desain modern. Elemen arsitektur tradisional seperti balok kayu yang diekspos dan garis atap bernada tinggi, terintegrasi dengan sempurna dengan fitur desain modern seperti dinding kaca yang luas, garis-garis yang bersih, dan denah lantai yang terbuka. Perpaduan ini akan menciptakan ruang unik yang merayakan budaya Bali sekaligus menawarkan pengalaman hidup modern yang memupuk hubungan dengan alam. Desain ini akan menghembuskan udara segar ke dalam desain vila di Bali, memupuk budaya, dan mengangkat arsitektur tradisional Bali atau Indonesia secara global.

 

3. Bangunan Responsif: Kolaborasi Antara Manusia, Teknologi, dan Alam

Man and woman working in hybrid office cubicle

Dalam desain rumah tradisional Bali, ada sebuah panduan yang disebut Tri Hata Karana, yang merupakan prinsip untuk memastikan rumah menyatu dengan alam dan manusia. Bangunan yang responsif beradaptasi dengan lingkungan alam untuk memenuhi hubungan antara alam dan manusia, di mana strukturnya menyatu dengan lingkungannya untuk mengoptimalkan kinerja dan keberlanjutannya.

Melalui desain inovatif seperti sistem ventilasi alami, dan pemanas matahari, arsitek dapat menciptakan desain bangunan yang inovatif untuk merespons kondisi alam seperti perubahan cuaca, kualitas udara, dan tingkat UV.  

Desain yang responsif dirancang agar penghuninya merasa nyaman di rumah dan mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon dengan berkolaborasi dengan aspek-aspek alami.

 

4. Arsitektur Hijau

AD_4nXfn4i-r1UZJgT4_LpVBTpvnMy2ySvIqlZW_XZkXLl6zLQaLD9dCLLYYllXPdnaewdlo0AeLXTNJe57L5KmvhF-J4ZHLtjgOiFuNqIX-mUydEAMTLWrfEW7iGsAirWqvrFzb8Ebp5oy3HiNz0C9HywtW3lll?key=A5O7FdCH1IkVCisimvMiEA

Selain desain biofilik, arsitektur hijau juga dapat diimplementasikan dalam desain vila yang berkelanjutan. Arsitektur hijau, yang juga dikenal sebagai arsitektur berkelanjutan menganjurkan energi berkelanjutan, konservasi energi, dan penggunaan kembali bahan bangunan yang aman seperti bambu, dan baja daur ulang untuk mengurangi limbah. Fokus pada penggunaan material yang ramah lingkungan dan memaksimalkan efisiensi energi, serta sumber energi terbarukan dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan.

 

Dengan menerapkan desain arsitektur berkelanjutan ini, Anda dapat membangun sebuah vila yang tidak hanya menyenangkan secara estetika. Ini menjadi ruang yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan fungsional yang secara aktif mempromosikan kesejahteraan. Bersama-sama, pilihan desain ini menciptakan dampak positif terhadap lingkungan dengan meminimalkan limbah, membina keharmonisan dengan alam melalui desain yang bijaksana, dan berkontribusi pada pelestarian budaya lokal.

                                                     

Share This Article

Topic Tags