Villa Dijual Hak Milik di Tanah Lot | Jual Beli Properti | Bali Home Immo | Freehold | Tanah-lot-area | Bali Home Immo
Bali Home Immo logo
Bali Home Immo logo

Villa & Rumah Dijual Hak Milik Tanah Lot - Bali

24+ Villa Freehold Dijual di Kawasan Tanah Lot, Bali — dari Ombak Kedungu hingga Tebing Nyanyi

IDR

Vila Freehold Dijual di Kawasan Tanah Lot, Tabanan

24+ vila freehold terdaftar untuk dijual di seluruh kawasan Tanah Lot — mencakup Kedungu, Nyanyi, dan garis pantai Tabanan yang lebih luas. Sertifikat freehold (Hak Milik) adalah hak atas tanah yang paling kuat berdasarkan hukum Indonesia — konsultasikan dengan notaris berlisensi sebelum melanjutkan untuk mengonfirmasi struktur kepemilikan yang berlaku untuk situasi Anda. Tim bersertifikat AREBI Bali Home Immo dapat memandu Anda melalui listing terkini dan menghubungkan Anda dengan tim hukum dan notarial yang tepat sebelum Anda berkomitmen.

Kedungu, Nyanyi, dan Kawasan Tanah Lot: Apa yang Dipilih Pembeli Freehold

Kedungu adalah yang lebih mapan dari dua desa pesisir, dengan pantai selancar yang aktif, sekelompok kecil warung dan kafe, serta komunitas nyata penduduk jangka panjang di samping lalu lintas wisata. Nyanyi terletak lebih jauh di sepanjang pantai, lebih tenang lagi, dengan muara sungai dan latar belakang tebing daripada pantai selancar yang datar — lebih sedikit fasilitas, lebih banyak ruang, dan pemandangan sawah atau laut sebagai pandangan default daripada pengecualian. Keduanya berada dalam lanskap yang masih didominasi sawah dan garis pantai yang belum berkembang, karakter yang benar-benar berbeda dari kepadatan Canggu atau Seminyak. Bagi pembeli freehold, itu berarti masuk ke pasar yang masih awal relatif terhadap selatan, dengan kelangkaan dan karakter yang menyertainya.

Jenis Vila Freehold di Kawasan Tanah Lot: Tepi Pantai, Sawah, dan Off-Plan

Vila freehold di seluruh kawasan Tanah Lot berkisar dari properti tepi pantai langsung di garis pantai berpasir hitam Kedungu hingga vila menghadap sawah yang mundur dari air, dengan pemandangan sungai dan tebing yang terkonsentrasi di sekitar Nyanyi secara khusus. Vila freehold off-plan dan yang baru dibangun merupakan bagian nyata dari pasar saat ini — pembeli yang memilih jalur ini memilih tata letak dan finishing sebelum konstruksi selesai, biasanya dengan harga masuk yang lebih rendah dibanding vila yang setara yang sudah selesai. Sebagian besar listing, baik yang sudah selesai maupun off-plan, dirancang di sekitar kolam renang pribadi dan ruang hidup terbuka yang sesuai dengan lingkungan pedesaan dan pesisir kawasan ini.

Harga Vila Freehold di Kawasan Tanah Lot

Harga permintaan vila freehold terkini di kawasan Tanah Lot dimulai dari IDR 2,7 miliar untuk dua kamar tidur, IDR 2,85 miliar untuk tiga kamar tidur, IDR 8,99 miliar untuk empat kamar tidur, dan IDR 16 miliar untuk enam kamar tidur. Lompatan antara tiga dan empat kamar tidur cukup signifikan — ukuran kaveling, posisi lahan, dan tingkat spesifikasi semuanya berubah secara berarti pada titik tersebut, lebih dari yang bisa dijelaskan oleh jumlah kamar tidur saja. Agen kami dapat memandu Anda melalui listing terkini sesuai anggaran dan sub-kawasan pilihan Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Pura Tanah Lot, dan seberapa dekat vila freehold darinya?

Pura Tanah Lot adalah pura laut abad ke-16 yang dibangun di atas formasi batu di lepas pantai Tabanan, salah satu dari tujuh pura laut Bali dan termasuk landmark paling ikonik di pulau ini. Didirikan oleh pendeta Dang Hyang Nirartha dan dipersembahkan untuk dewa laut Dewa Baruna, pura ini terletak di Desa Beraban, sekitar 13 kilometer di selatan kota Tabanan. Pantai Kedungu berjarak sekitar 5 kilometer dari pura, 10 menit berkendara; Pantai Nyanyi sedikit lebih jauh, sekitar 15 menit. Sebagian besar vila freehold di kawasan Tanah Lot berada dalam jarak berkendara singkat dari pura daripada langsung di sebelahnya, mengingat pura itu sendiri berada di tanah yang dilindungi.

Apa yang perlu diketahui pembeli asing sebelum membeli vila freehold di kawasan Tanah Lot?

Sertifikat freehold (Hak Milik) diatur oleh hukum agraria Indonesia, dan struktur kepemilikan yang berlaku untuk situasi spesifik pembeli asing bergantung pada keadaan individu dan peraturan yang berlaku. Kami merekomendasikan untuk berbicara dengan notaris berlisensi sebelum melanjutkan pembelian freehold apapun, daripada mengasumsikan struktur tertentu berlaku. Di luar kepemilikan, pembeli harus mengonfirmasi status zonasi vila tertentu dan, untuk lahan yang lebih jauh dari pantai, memeriksa kondisi akses dan jalan — kawasan Tanah Lot kurang berkembang dibanding Canggu atau Seminyak, dan infrastruktur dapat sangat bervariasi antara kaveling yang berdekatan. Agen kami dapat menghubungkan Anda dengan tim hukum yang tepat sebelum Anda berkomitmen pada listing.

Apakah pengembangan vila freehold off-plan atau bangunan baru terjadi di kawasan Tanah Lot?

Ya — vila freehold off-plan dan yang baru dibangun adalah bagian nyata dari pasar saat ini di kawasan Tanah Lot, khususnya di sekitar Kedungu, berdampingan dengan properti jual kembali yang sudah mapan. Aktivitas pengembangan di sini umumnya berada pada tahap yang lebih awal dibanding di Canggu atau Seminyak, mencerminkan posisi kawasan ini sebagai bagian pantai barat Bali yang kurang terbangun. Pembeli off-plan biasanya mendapatkan harga masuk yang lebih rendah dibanding vila yang setara yang sudah selesai dan memilih finishing sebelum konstruksi selesai. Seperti pembelian off-plan manapun, konfirmasi rekam jejak pengembang dan minta notaris untuk meninjau kontrak sebelum menandatangani.

Seberapa jauh kawasan Tanah Lot dari Canggu dan Seminyak?

Kedungu, yang paling dekat dari desa-desa kawasan Tanah Lot ke Bali Selatan, biasanya berjarak 20 hingga 30 menit berkendara dari pusat Canggu, tergantung lalu lintas dan titik keberangkatan. Nyanyi terletak sedikit lebih jauh lagi. Seminyak menambah 15 hingga 20 menit lagi di atas itu. Perjalanan sebagian besar melewati sawah dan di sepanjang jalan pesisir daripada koridor lalu lintas yang padat, membuat jaraknya terasa lebih mudah dikelola dari yang disarankan oleh waktu mentahnya.

Apa perbedaan antara Kedungu dan Nyanyi?

Kedungu adalah yang lebih berkembang dan lebih mapan dari keduanya — pantai selancar yang aktif, sekelompok kecil namun nyata dari kafe dan warung, serta komunitas penduduk jangka panjang yang terbentuk selama beberapa tahun. Nyanyi terletak lebih jauh di sepanjang pantai dan lebih tenang lagi, didefinisikan oleh muara sungai dan latar belakang tebing daripada pantai selancar yang datar, dengan lebih sedikit fasilitas dan lebih banyak ruang per vila. Kedungu cocok untuk pembeli yang menginginkan beberapa infrastruktur dan komunitas yang sudah ada; Nyanyi cocok untuk mereka yang mengutamakan ketenangan dan ukuran lahan daripada kenyamanan.

Online