Bulan Juni sudah tiba, dan bagi semua orang di dunia, itu berarti satu hal: Piala Dunia FIFA 2026 resmi mengambil alih rutinitas harian. Karena turnamen ini diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, perbedaan waktu benar-benar mengubah pengalaman nonton bola larut malam di pub seperti biasanya di Bali. Tahun ini, pengalaman Piala Dunia FIFA 2026 di pulau ini akan dipenuhi kickoff saat subuh, bir saat sarapan, dan menonton pertandingan besar sambil menikmati flat white pertama hari itu.
Bangun pukul 5:00 AM atau 8:00 AM untuk menonton pertandingan live adalah semacam ritual wajib bagi ekspatriat yang tinggal di Asia Tenggara selama turnamen Amerika Utara. Suasananya sangat khas lokal dan benar-benar terasa surreal. Alih-alih pulang sempoyongan pukul 3:00 AM setelah adu penalti, Anda justru menyaksikan peluit akhir berbunyi tepat saat matahari tropis mulai terbit, dikelilingi fans garis keras dan digital nomad yang sudah bersiap langsung menuju co-working space mereka. Jika Anda mencari sports bar terbaik di Bali untuk menikmati pertandingan, pulau ini sudah sepenuhnya menyesuaikan dunia hospitality-nya untuk menyambut satu bulan penuh kegilaan sepak bola pagi hari.
Layar Raksasa Canggu & Berawa
Kalau bicara soal energi stadion yang murni dan total, koridor Canggu dan Berawa sulit ditandingi. Inilah tempat yang Anda tuju saat ingin kerumunan paling ramai, layar proyektor paling besar, dan atmosfer yang membuat Anda lupa bahwa waktu baru menunjukkan sekitar 7:00 AM. Sebuah sports bar premium di area ini bukan sekadar tempat untuk menonton pertandingan; ini adalah sebuah event penuh.
The Forge Bali (perbatasan Seminyak/Petitenget): Dikenal dengan suasana pub yang rustic dan penuh energi, The Forge adalah salah satu tempat wajib bagi penggemar olahraga internasional. Mereka memiliki layar yang terlihat dari hampir setiap sudut, dan jam buka lebih pagi selama turnamen FIFA 2026 berarti Anda bisa menikmati pertandingan perempat final penting sambil menyantap sarapan yang benar-benar mengenyangkan. Gemuruh penonton di sini saat terjadi kejutan besar bisa sangat memekakkan telinga, menjadikannya tempat sempurna jika Anda mencari pengalaman fans stadion yang autentik, ramai, dan berdempetan.
Finns Recreation Club (Berawa): Jika Anda lebih suka siaran langsung dalam skala besar, Finns Recreation Club menyiapkan layar raksasa di lapangan olahraga mereka. Menonton pertandingan dari tribun atau duduk santai di rumput dengan kopi (atau Bloody Mary) memberikan suasana seperti festival. Tempat ini sangat populer di kalangan keluarga ekspatriat dan grup besar teman yang ingin punya ruang luas untuk bersorak tanpa merasa sesak di dalam ruangan gelap.
Pub Veteran: Klasik Seminyak & Legian
Bagi mereka yang menginginkan suasana pub tradisional yang simpel dan apa adanya, tempat-tempat veteran di Seminyak dan Legian sudah menjadi tulang punggung komunitas olahraga ekspatriat selama lebih dari satu dekade. Inilah venue yang telah menayangkan banyak Piala Dunia dan tahu persis bagaimana menangani rollercoaster emosi dari turnamen internasional besar.
The Plumbers Arms (Umalas): Tersembunyi sedikit di luar pusat keramaian, The Plumbers Arms adalah gastro-pub bergaya Inggris klasik yang menjadi tempat aman bagi pencinta sepak bola sejati. Jika Anda ingin menonton Piala Dunia FIFA 2026 bersama kerumunan yang benar-benar memahami detail permainan, inilah tempatnya. Obrolannya tajam, loyalitas suporternya kuat, dan full English breakfast mereka menjadi comfort food terbaik saat negara asal Anda tertinggal satu gol di babak pertama.
The Goat (Seminyak): Terkenal dengan kerumunan yang hidup dan sangat inklusif, The Goat adalah sports bar Bali klasik yang jarang mengecewakan. Dengan banyak layar dan staf yang benar-benar menikmati energi kacau dari olahraga live, tempat ini sangat cocok untuk berbaur dengan berbagai ekspatriat internasional. Sesi nonton pagi di sini sering kali berlanjut mulus menjadi brunch panjang, baik untuk merayakan kemenangan maupun menghibur kekalahan, hingga siang menjelang sore.
Watch Party yang Lebih Lifestyle: Pererenan & Bukit
Tidak semua orang ingin menghabiskan pagi dengan berteriak di depan televisi di pub yang penuh sesak. Untuk mereka yang mencintai sepak bola tetapi lebih suka suasana yang santai dan estetik, area trendi seperti Pererenan dan Semenanjung Bukit (Uluwatu) menawarkan alternatif yang lebih sophisticated.
Nonton bareng di Pererenan: Untuk Anda yang tinggal di sekitar Pererenan dan tidak keberatan berkendara sebentar ke arah utara pesisir, Sense Sport Bar di Kedungu adalah hidden gem yang sangat layak dicoba. Tempat ini menawarkan energi sports bar yang fokus, tetapi dibungkus dalam suasana pesisir yang jauh lebih santai dibandingkan chaotic Canggu strip. Ini adalah pilihan strategis yang sempurna jika Anda ingin layar besar, menu pagi yang mengenyangkan, dan nuansa komunitas yang solid, sekaligus benar-benar menghindari kemacetan setelah pertandingan saat pulang.
Venue tepi tebing Uluwatu: Di selatan, tepatnya di Semenanjung Bukit, komunitas surfer secara alami menyatu dengan kerumunan penggemar sepak bola, dan Y-Bar telah menjadi pusat olahraga yang tak terbantahkan di area ini. Dibuka lebih pagi khusus untuk turnamen, venue ini menawarkan perpaduan ideal antara beberapa layar besar, tempat duduk yang nyaman, dan kerumunan loyal yang sangat energik. Ada sesuatu yang benar-benar menarik saat menonton turnamen olahraga terbesar di dunia bersama komunitas ekspat Uluwatu , menikmati sarapan berat, lalu langsung turun ke tebing untuk mengejar sesi surfing pagi begitu peluit akhir berbunyi.














