Villa & Rumah Dijual Hak Guna Bangunan di Ubud - Bali
161+ vila leasehold dijual di Ubud— dari vila berpemandangan hutan dan sawah hingga properti investasi siap pakai.
Vila mewah 4 kamar tidur dengan pemandangan hutan untuk dijual di Ubud
Villa 2 Kamar Berpemandangan Hutan untuk Dijual di Ubud
Villa dengan 3 Kamar berpemandangan Sawah Dijual di Bali Ubud
Villa dengan Pemandangan Sawah dan 6 Kamar Dijual di Ubud
Vila Modern 3 Kamar Dijual di Ubud
Vila mewah 6 kamar tidur dengan pemandangan sawah dan hutan untuk dijual di Ubud
Vila mewah 5 kamar tidur dengan pemandangan hutan untuk dijual di Ubud
Vila 4 Kamar Tidur dengan Pemandangan Sawah yang Indah di Ubud
Dijual dan Disewakan Vila 3 Kamar di Lodtunduh Ubud
VILA 3 KAMAR TIDUR DENGAN DESAIN MINIMALIS UNTUK DIJUAL DI BALI UBUD
Dikontrakkan villa cantik 3 kamar di Bali Ubud
VILLA 3 KAMAR UNTUK DIJUALDI BALI UBUD
Villa 2 Kamar untuk dijual di Ubud, Bali.
Dijual Vila Modern 3 Kamar yang Menawan di Ubud
Dijual dan Disewakan Villa Baru 4 Kamar dengan Pemandangan Hutan di Ubud
Dijual Sewa Vila 3 Kamar dengan Pemandangan Sawah di Ubud
Dijual Vila 3 Kamar Baru di Ubud
Dijual Vila Gaya Jepang 2 Kamar Baru di Ubud
Villa 4 Kamar Pemandangan Sawah Dijual dan Disewakan di Bali Ubud
Villa Off Plan 3 Kamar Disewakan jangka panjang di Bali Ubud
VILLA BARU 3 KAMAR UNTUK DIJUAL DI UBUD
Vila Mediterania 2 Kamar Dijual di Ubud
VILLA 3 KAMAR YANG MASIH DALAM TAHAP PEMBANGUNAN UNTUK DIJUAL DI UBUD
VILLA 2 KAMAR YANG MASIH DALAM TAHAP PEMBANGUNAN UNTUK DIJUAL DI UBUD
Villa Tropis 2 Kamar untuk Dijual dan Disewa Dekat Sekolah Internasional di Pejeng Ubud
Villa 2 Kamar Tidur Off-Plan Dijual Hak Milik di Bali Ubud
Dua unit vila dengan 2 kamar dijual di Ubud.
Dijual Vila Off-plan 2 Kamar di Ubud
Dijual Vila Off-plan 1 Kamar di Ubud
Vila modern 4 kamar di tepi tebing untuk dijual dan disewa di Ubud.
Vila Hak Sewa (Leasehold) Dijual di Ubud, Bali
Bali Home Immo mendaftar vila hak sewa dijual di Ubud, dari rumah pribadi yang ringkas hingga properti yang lebih besar yang sesuai untuk kehidupan keluarga atau penggunaan sewa. Pilihannya mencakup vila yang sudah selesai dibangun, pengembangan off-plan, dan properti siap huni yang siap untuk ditempati atau dioperasikan.
Pembeli dapat menggunakan filter di atas untuk membandingkan vila berdasarkan jumlah kamar tidur, lokasi, harga, pemandangan, dan sisa masa sewa. Vila yang sudah selesai memungkinkan Anda untuk memeriksa bangunan yang sudah jadi sebelum melanjutkan, sementara proyek off-plan mungkin menawarkan pembayaran bertahap dan desain yang lebih baru. Vila siap huni (turnkey) umumnya mencakup furnitur dan peralatan, meskipun inventaris pastinya harus selalu dikonfirmasi.
Sebelum mengatur kunjungan, putuskan apakah vila tersebut akan digunakan sebagai tempat tinggal, rumah liburan, atau properti sewaan. Bagikan lokasi, anggaran, jumlah kamar tidur, dan masa sewa minimum pilihan Anda kepada tim kami sehingga kami dapat mempersempit pilihan vila dijual di Ubud yang paling sesuai untuk Anda.
Pilih Vila Ubud Berdasarkan Area, Pemandangan, dan Jumlah Kamar Tidur
Vila dua kamar tidur adalah pilihan praktis untuk pasangan, keluarga kecil, dan pembeli yang mencari properti sewaan yang mudah dikelola. Vila tiga kamar tidur menawarkan lebih banyak fleksibilitas untuk keluarga, rombongan, dan investor yang menargetkan tamu yang membutuhkan ruang tambahan. Vila yang lebih besar juga tersedia, tetapi biasanya melibatkan biaya pembelian, staf, dan pemeliharaan yang lebih tinggi.
Penestanan populer di kalangan pembeli yang menginginkan akses ke pusat Ubud sambil tetap berada dalam suasana perumahan yang lebih tenang. Sayan menawarkan pilihan vila pribadi di sekitar lembah sungai dan lingkungan yang lebih hijau. Tergantung pada inventaris saat ini, pembeli juga dapat menemukan vila di Tegallalang, Nyuh Kuning, dan Mas.
Suasana dan pemandangan sama pentingnya dengan areanya. Vila bernuansa hutan biasanya menawarkan privasi dan pemandangan tropis yang rimbun. Vila sawah memberikan lingkungan yang lebih terbuka, meskipun pembeli harus memeriksa status tanah di sekitarnya. Properti sungai dan lembah dapat memiliki lingkungan yang khas, tetapi akses, drainase, kondisi lereng, dan pemeliharaan harus ditinjau dengan cermat.
Harga Vila Hak Sewa di Ubud dan Faktor yang Memengaruhi Nilainya
Berdasarkan daftar properti saat ini, vila hak sewa 1 kamar tidur di Ubud mulai dari sekitar Rp 1,98 miliar dan mencapai sekitar Rp 2,36 miliar. Vila dua kamar tidur saat ini berkisar dari Rp 1,9 miliar hingga Rp 2,4 miliar, sementara properti 3 kamar tidur mulai dari sekitar Rp 2,85 miliar dan mencapai Rp 3,5 miliar.
Untuk vila yang lebih besar, properti 4 kamar tidur berkisar dari sekitar Rp 4,73 miliar hingga Rp 6,68 miliar. Daftar 5 dan 6 kamar tidur saat ini berada di antara Rp 8,2 miliar dan Rp 8,85 miliar.
Jumlah kamar tidur hanya salah satu bagian dari harga. Ukuran tanah, kondisi bangunan, lokasi, pemandangan, sisa masa sewa, dan kesiapan sewa dapat menciptakan perbedaan signifikan di antara properti dengan ukuran serupa. Vila off-plan mungkin menawarkan pembayaran bertahap, sementara vila yang sudah selesai atau siap huni biasanya dapat diperiksa dan digunakan lebih cepat. Pembeli juga harus membandingkan sisa masa sewa dan ketentuan perpanjangan, karena sewa yang lebih lama dan didokumentasikan dengan jelas dapat mendukung nilai jangka panjang properti tersebut.
Periksa Jangka Waktu Sewa Sebelum Membeli Vila di Ubud
Sisa masa sewa adalah salah satu poin terpenting saat membandingkan vila hak sewa di Ubud. Periksa tanggal mulai awal, tanggal kedaluwarsa, dan apakah perjanjian tersebut mencakup hak yang jelas untuk memperpanjang. Kontrak juga harus menjelaskan bagaimana harga perpanjangan akan dihitung dan kapan opsi tersebut dapat dilaksanakan.
Uji tuntas (due diligence) harus memastikan identitas pemilik tanah, sertifikat tanah yang mendasarinya, batas-batas properti, akses jalan, dan setiap klaim atau perselisihan yang terdaftar. Pembeli juga harus meninjau persetujuan bangunan (IMB/PBG), penggunaan yang diizinkan dari properti tersebut dan apakah perjanjian memungkinkan pengalihan, penjualan kembali, penyewaan kembali, atau persewaan komersial. Notaris Indonesia dan Pejabat Pembuat Akta Tanah umumnya memverifikasi sertifikat tanah, pemilik terdaftar, dan hak tanggungan yang ada selama uji tuntas properti.
Pembeli asing umumnya menggunakan pengaturan hak sewa kontraktual alih-alih memegang tanah hak milik secara langsung. Sewa harus ditinjau oleh notaris Indonesia yang independen atau penasihat hukum yang berkualifikasi sebelum perjanjian yang mengikat atau pembayaran besar dilakukan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Jenis vila apa saja yang tersedia untuk dijual di Ubud?
Properti yang tersedia mencakup vila kolam renang pribadi, rumah dua dan tiga kamar tidur, vila mewah, properti yang sudah selesai, dan pengembangan off-plan. Pilihan yang tepat bergantung pada tujuan penggunaan, tingkat pemeliharaan yang disukai, dan anggaran.
Apa biaya berkelanjutan apa yang harus diharapkan pembeli setelah membeli vila di Ubud?
Biaya berkelanjutan mungkin termasuk listrik, internet, pemeliharaan kolam renang dan taman, pembersihan, perbaikan, keamanan, dan staf jika diperlukan. Pembeli yang berencana menyewakan vila juga harus memperhitungkan manajemen properti, biaya pemesanan, perlengkapan tamu, dan periode tanpa penyewa. Biaya sebenarnya tergantung pada ukuran, kondisi, fasilitas vila, dan apakah vila tersebut akan digunakan secara pribadi atau dioperasikan sebagai sewaan.
Bisakah orang asing membeli vila hak sewa di Ubud?
Pembeli asing dapat menandatangani perjanjian hak sewa yang memberikan penggunaan kontraktual atas suatu properti untuk jangka waktu tertentu. Masa sewa, hak perpanjangan, kondisi pengalihan, dan dokumen tanah yang mendasarinya harus diperiksa secara independen.
Apakah Ubud praktis untuk tempat tinggal penuh waktu dan kerja jarak jauh?
Ubud menawarkan area perumahan, restoran, sekolah, fasilitas kesehatan, dan tempat untuk bekerja jarak jauh. Akses jalan dan kualitas internet bervariasi menurut lokasi, sehingga keduanya harus diperiksa di masing-masing properti, bukan diasumsikan dari nama area tersebut.
Bisakah saya menyewakan Vila di Ubud?
Sangat mungkin jika perjanjian sewa, persetujuan bangunan (IMB/PBG), dan penggunaan yang diizinkan dari properti tersebut memungkinkan aktivitas persewaan. Pembeli juga harus memperhitungkan manajemen properti, pemeliharaan, utilitas, dan periode tanpa penyewa sebelum menilai potensi pendapatan properti tersebut.





